Sabtu, 27 Oktober 2012

Pertemuan ke-5


Transformasi Model Data

Varian entitas terbagi menjadi dua bagian yaitu entitas kuat dan entitas lemah, berikut adalah penjelasannya:
1.      Entitas Kuat adalah entitas yang dilibatkan dalam ERD tidak memiliki ketergantungan dengan himpunan entitas lainnya.
2.      Entitas Lemah adalah antitas yang keberadaanya tergantung keberadaan entitas lain. Entitas lemah tidak memiliki atribut yang dapat berfungsi sebagai key attribute.

Berikut adalah contoh entitas kuat dan entitas lemah:
  1. Agregasi merupakan penggambaran himpunan relasi yang secara langsung menghubungkan sebuah  entitas dengan sebuah himpunan relasi dalam ERD.
  2. Transformasi model data ke basis data fisik yaitu komponen ERD (himpunan entitas dan relasi) ditransformasikan menjadi table. Atribut yang melekat pada masing-masing himpunan entitas dan relasi akan dinyatakan sebagai field dari table yang sesuai.
  3. Relasi berderajat relasi 1-1 yaitu menghubungkan dua buah himpunan entitas yang direpresentasikan dalam bentuk penambahan atau penyertaan atribut  relasi ke table yang mewakili salah satu dari himpunan entitas.
  4. Relasi berderajat 1-N yaitu menghubungkan dua buah himpunan entitas direpresentasikan dalam bentuk pemberian atau pencantuman atribut key dari himpunan entitas berderajat 1ke tabel yang mewakili himpunan entitas berderajat N.
  5. Relasi berderajat N-N yaitu menghubungkan dua buah himpunan entitas, diwujudkan dalam bentuk tabel khusus yang memiliki field (foreign key) yang berasal dari key-key dari himpunan entitas yang dihubungkan.

Rabu, 03 Oktober 2012

Pertemuan ke-4


MODEL DATA RELATIONAL


Model Data Relational

Model Data Relational merupakan kumpulan tabel berdimensi dua dengan masing-masing relasi (relation ) tersusun atas tuple (baris) dan atribut (kolom) pada suatu basis data. Masing-masing tabel memiliki struktur yang mirip dengan ER darabase. 

Relational Data Model Terms

   1.      Relasi, adalah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris.
   2.      Attribute, adalah kolompada sebuah relasi
   3.      Tuple, merypakn baris pada sebuah relasi, atau kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan entang suatu entitas secara lengkap.
   4.      Domain, adalah seluruh kemungkinan nilai yang dapat diberikan ke suatu atribut.
   5.      Degree, adalah jumlah atribut dalam sebuah relasi.
   6.      Cardinality, merupakan jumlah tuple dalam sebuah relasi.

Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Setiap relasi memiliki schema yang mendeskripsikan nama relasi dan atribut beserta tipenya.
Contoh :
mahasiswa = (nim : sting, nama_mhs : string).

Keterangan :
 mahaiswa adalah nama relasi
nim dan nama_mhs adalah nama atribur
string adalah tipe dari atribut.

Baris Data Relational

   a.       Baris disebut Tuple
   b.      Kolom disebut Attribute
   c.       Tabel disebut Relational
   d.      Domain merupakan dari harga atomik yang dapat dimiliki oleh suatu kolom atau atribut

Mendefinisikan Domain 

   a.       Memberikan nama domain yang sesuia dengan nilai yang akan dimiliki domain tersebut.
   b.      Menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain.
   c.       Menentukan format dari domain.

Kunci Atribut dari Relasi

Ada empat macam kunci atribut dari relasi sebagai berikut :
   1.      Candidate Key, merupakn atribut uang digunakan untuk membedakan satu baris dan dengan baris yang      lain.
   2.      Primary Key, adalah candidate key yang digunakan untuk mengidentifikasikan tuple yang unik pada suatu relasi.
   3.      Alternate Key, adalah candidate key yang tidak menjadi primary key.
   4.      Foreign key, adalah sebuah atribut dalam suatu relasi yang merujuk ke primary key relasi lain.

Batasan-batasan  Integritas (Integrity Constraints)

Integrity Constraints  adalah Suatu batasan-batasan yang diberikan terhadap suatu relasi ditetapkn ketika schema didefinisikan dan dicek ketika relasi-relasi dimodifikasi atau dimanipulasi (penambahan, pengubahan, penghapusan dan pencarian atau menampilkan data).

Relation Integrity Rules

   a.       Null;
Null merupakan nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut. Nilai (konstanta) Null digunakan untuk menyatakan atau mengisi atribut-atribut yang nilainya memang belum siap atau tidak ada.
   b.      Entity Integrity;
Entity Integrity merupakan tidak adanya satu komponen primary key yang bernilai null.
   c.       Referential Integrity;
Referential Integrity adalah garis yang menghubungkan antara satu tabel dengan tabel lain.

Selasa, 18 September 2012

Pertemuan ke-1


Pertemuan ke-1
Apa perbedaan Data dan Informasi?
Data adalah fakta mentah yang belum diolah untuk mempunyai makna,
Sedangkan Informasi adalah hasil dari pemrosesan data yang sudah mempunyai informasi yang bermanfaat.

        A. Objektif Basis Data : 
  1.      Kecepatan dan kemudahan (speed).
  2.      Efisiensi dalam penyimpanan.
  3.      Kebersaman pemakaian (sharebility).
  4.      Menangani data dalam jumlah yang besar.
  5.      Meniadakan duplikasi dan inkonsistensi data.
  6.      Keamanan (security).

        B. Komponen basis data terdiri dari : 
  1.      Hardware.
  2.     Operating Sytem.
  3.      Database.
  4.      DBMS (Data Base Management Sytem).
  5.      User.
  6.      Application

        C. Arsitektur basis data : 
  1.  Stand Alone                       : DBMS, basis data, aplikasi basis data yang ditempatkan pada komputer yang sama dan hanya satu pemakaian. 
  2.  Sistem terpusat                   : terdiri dari sebuah server dan sejumlah terminal. 
  3.  Sistem Client Server           : untuk mengatasi kelemahan sistem terpusat. 
  4.    DBMS                              : kumpulan program yang memungkinkan user untuk membuat dan memelihara Basis Data.
      Contoh : Orade, Ms. SQL, Ms. Access, My SQL, Postgrat SQL, DB2. 
  5.  Bahasa DBMS                    : bahasa yang digunakan user untuk berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan (Intermediet). 
  6.  Data Definition Language     : menyediakan perintah untuk membuat data base mengidentifikasi dan memodifikasi struktur tabel termasuk konstrain-konstrain yang ada pada suatu tabel, pembuatan index, dsb.
      Contoh :  create database 
  7.  DML                                   : bahasa query yang digunakan untuk melakukan manipulasi dan mengambil data yang ada dalam suatu database.
Contoh :
a. Penyisipan atau penambahan
            b. penghapusan data
            c. pengubahan data

        D. Jenis-jenis DML ada 2 macam yaitu :
  1. Profesional; yaitu mensyaratkan  agar pemakai menentukan data apa yang diinginkan serta bagaimana cara mendapatkannya. 
  2. Non profesional; yaitu pemakai menentukan data yang diinginkan tanpa menyebutkan cara mendapatkannya.

Rabu, 12 September 2012

Alasan Menggunakan Sistem Basis Data

Definisi Basis Data 

Apa itu Basis data atau Database? Banyak orang yang telah mengetahui apa itu Basis Data atau Database. Basis Data atau Database bisa diistilahkan dengan sebuah lemari besar yang terdiri dari rak-rak dan berisi dokumen. Dimana dokumen tersebut telah diidentifikasi terlebih dahulu untuk membedakan antara dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, yaitu dengan menggunakan Primary Key tersebut.

Definisi basis data (database) sendiri sangatlah bervariasi. Basis data dapat dianggap sebagai kumpulan data yang terkomputerisasi, diatur dan disimpan menurut salah satu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Secara sederhana basis data dapat diungkapkan sebagai suatu pengorganisasian  data dengan bantuan komputer yang memungkinkan  data dapat diakses dengan mudah dan cepat.

Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai  data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan. Oleh karena itu, titik awal untuk perancangan sebuah basis data haruslah abstrak dan deskripsi umum dari kebutuhan-kebutuhan informasi suatu organisasi harus digambarkan di dalam basis data. Lebih jauh lagi, jika sebuah basis data merupakan suatu sumber yang bisa digunakan bersama maka setiap pemakai membutuhkan pandangan yang berbeda-beda terhadap data di dalam basis data. 
Selain itu menggunakan sistem basis data memiliki keuntungan dan kerugiannya, berikut adalah keuntungan dan kerugian menggunakan sistem basis data:

 Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Sistem Basis Data


Banyak enterprise yang telah menggunakan Basis Data atau Database, baik itu instansi pemerintah, sekolah, pendidikan dan lain-lain. 

Berikut adalah Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database tersebut:

1. Keuntungan:
  • Control data terpusat
  • Redundansi data dapat dikurangi dan dikontrol
  • Ketidakkonsistensian data dapat dihindarkan
  • Data dapat dipakai bersama (share)
  • Penerapan standarisasi
  • Pembatasan keamanan data (security)
  • Integritas data dapat dipelihara
  • Independensi data/program

2. Kerugian:
  • Mahal, butuh biaya untuk software hardware dan user yang berkualitas
  • Kompleks, kemampuan hardware lebih besar, menjadi lebih rumit sehingga membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.
Penggunaan Basis data atau Database itu disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Karena tujuan dibuatnya database itu sendiri untuk mempermudah manipulasi data.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Tujuan, Keuntungan, dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.